Masih banyak orang yang belum mengerti cara menghitung volume dan kubikasi barang. Inilah yang sering terjadi komplain terkait berat pengiriman oleh pelanggan. Biasanya komplain terjadi karena berat perhitungan dari pelanggan berbeda dari pihak jasa ekspedisi dan selisihnya sangat jauh. Kenapa bisa seperti itu?

Umumnya pelanggan menimbang dengan perhitungan “kilogram“, ini berlaku untuk semua pengiriman via darat, laut, ataupun udara. Berbeda dengan pihak jasa ekspedisi, jika barang yang akan dikirim mempunyai ukuran besar tapi beratnya ringan maka akan dihitung dengan volume. Berikut adalah rumus dalam menghitung volume dan kubikasi barang:

Rumus Cara Menghitung Volume dan Kubikasi Barang

1. Rumus Cara Menghitung Volume Barang via Jalur Darat dan Jalur Laut

Bagi Anda yang ingin mengirim barang menggunakan jalur darat dan laut berikut adalah rumus perhitungan volume barang yang biasa jasa ekspedisi lakukan :

ilustrasi gambar cara perhitungan volume barang melalui pengiriman jalur darat dan laut yaitu panjang x lebar x tinggi bagi 4000

2. Rumus Cara Menghitung Volume Barang via Jalur Udara

Sedangkan bagi Anda yang ingin mengirim barang menggunakan jalur udara, berikut adalah rumus perhitungan volume barangnya :

ilustrasi gambar cara perhitungan volume barang melalui pengiriman jalur udara yaitu panjang x lebar x tinggi bagi 4000

3. Rumus Menghitung Kubikasi Barang

Biasanya perhitungan kubikasi diperuntukan bagi pengiriman dalam jumlah banyak dan ingin mendapatkan harga yang lebih murah dengan ekspedisi laut. Akan tetapi biasanya kirim barang murah ini punya dua metode, yaitu di hitung per ton atau per kubik. Jika dihitung per ton maka bisa langsung ditimbang.

Namun jika menggunakan perhitungan kubikasi maka rumusnya sebagai berikut :

Kubikasi = Panjang (P) x Lebar (L) x Tinggi (T) / 1.000.000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *